Simpanlah Sisa Oli Dengan Benar!

Mccca.net – Biasanya, saat seseorang melakukan pergantian terhadap oli mobilnya, dan olinya tersesa, mereka akan mentimpan sisa oli tersebut di suatu tempat. namun, sebenarnya dalam menyimpan oli tersebut tidak boleh melakukannya dengan sembarangan.

Namun, jika sisa oli disimpan tidak dalam keadaan sesuai dengan yang dianjurkan, dampaknya oli tersebuy=t justru dapat mengakibatkan kerusakan terhadap mesin. Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Shofwatuzzaki selaku Shell Lubricants Technical Advisor Indonesia.

“Bila oli yang berlebih tersebut tidak ditutup rapat dan terkena angin dan panas terus menerus, terlebih terkena air hujan, akibatnya akan fatal. Oli tersebut akan menjadi lumpur di mesin,” papar Zaki

Memang, karakteristik pelumas tidak mudah teroksidasi, namun meski demikian penyimpanan terhadap benda itu menurutnya harus dilakukan secara benar. Hal tersebut dikarenakan pelumas sangat mudah terkontaminasi dengan zat lain.

“Yang dikhawatirkan itu bukan pada basi atau tidak, tetapi terkontaminasi atau tidak, jadinya harus disimpan di tempat yang benar-benar tertutup. Karena udara itu kan membawa uap air, jadi jangan terlalu lama juga disimpannya, paling tidak satu atau dua bulan saja,” katanya.

“Saat pertama kali beli oli kan ada seal nya tuh yah. Itu lah yang menjaga oli dari udara, panas, dan air hujan agar tidak terkontaminasi. Apabila telah dirusak atau dibuka, otomatis si oli ini tidak memiliki pelindung lagi. Jadi rada repot nih untuk jaganya,” tambah Shofwatuzzaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *