Subaru Merencanakan Model Plug-In Hybrid Dengan Teknologi Toyota

Subaru Merencanakan Model Plug-In Hybrid Dengan Teknologi Toyota

Subaru Merencanakan Model Plug-In Hybrid Dengan Teknologi Toyota

Mccca.net – Subaru pabrikan asal Jepang sedang merencanakan akan membuat model plug-in hybrid (PHEV) berpenggerak semua roda (AWD) tahun ini dengan teknologi yang dimiliki Toyota.

Subaru mengatakan bahwa model baru berteknologi PHEV itu merupakan konversi dari model yang ada sekarang. Namun demikian, mereka belum mengungkap nama model terbaru itu.

Teknologi hybrid yang akan dipakai model terbaru itu diperkirakan diambil dari Toyota Prius Prime. Tapi untuk mesin konvensional yang digunakan, Subaru akan tetap menggunakan mesin boxer.

Subaru yang membuat mobil di Jepang untuk kemudian diekspor ke Amerika Serikat, bisa saja model PHEV itu adalah Crosstrek atau Forester, yang diproduksi di pabrik Gunma, Jepang.

Model Crosstrek yang belum lama ini mengalami pembaruan untuk dihadirkan sebagai model 2018, sedangkan Forester model 2019 diharapkan bisa meluncur tahun ini.

Jika model PHEV itu adalah Crosstrek, maka akan menjadi yang kedua bagi model yang menggunakan teknologi hybrid. Karena Subaru memperkenalkan Crosstrek Hybrid pada 2013 lalu, kemudian ditarik dari pasaran pada 2017 karena penjualannya yang jelek.

Bila teknologi PHEV yang digunakan model Subaru itu berasal dari Prius Prime, berarti Subaru PHEV akan menggunakan baterai 8.8-kWh lithium-ion yang dapat diisi ulang di rumah selama sekitar enam jam.

Rencananya Subaru akan menghadirkan model PHEV di 10 negara bagian yang telah mengikuti program Zero Emissions Vehicle yang telah diterapkan California. Pada saat yang sama, Subaru mulai menghentikan penjualan turbodiesel di Eropa dan Australia.

PHEV merupakan bagian dari rencana jangka panjang Subaru untuk mengurangi tingkat emisi kendaraannya. Mulai 2020, mesin boxer yang menjadi kebanggan Subaru sudah harus dilengkapi dengan cylinder deactivation dan siklus Atkinson.

Untuk mempercepat dan menghemat program riset untuk mobil listrik, Subaru tahun lalu bergabung ke dalam EV Common Architecture Spirit Company bersama dengan Toyota, Mazda, Suzuki, Daihatsu, Denso dan Hino.

Subaru targetkan program mobil listrik penuh (EV), akan mereka mulai 2021 mendatang, yang diperkirakan mereka akan membuat varian listrik untuk model yang sudah ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *