Tips Untuk Membuat Mesin Diesel Makin Bertenga dan Kencang

Tips Untuk Membuat Mesin Diesel Makin Bertenga dan Kencang

Tips Untuk Membuat Mesin Diesel Makin Bertenga dan Kencang

Mccca.net – Pada zamannya untuk meningkatkan performa mesin diesel konvensional relatif lebih sulit, karena belum banyak teknologi yang bisa menghadirkan perangkat bolt-on.

Berbeda dengan mesin diesel common rail yang sering dijumpai pada mobil baru yang menawarkan banyak kemudahan, terkait banyaknya aftermarket parts yang diklaim dapat menambah performa.

Pemasangan tuning box atau yang biasa dikenal dengan piggyback ECU (Engine Control Unit) menjadi salah satu yang sring dilakukan oleh para pecinta otomotif.

“Jenis dan fiturnya pun beragam, fleksibilitas tergantung keinginan sang pemilik mobil serta parameter yang dibutuhkan oleh mesinnya sendiri,” papar Theodorus Ong Surya Jaya atau yang akrab dengan panggilan Teddy Rev, pemilik bengkel Rev Engineering yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat.

Seperti penggunaan piggyback dari Dastek Unichip, Ecu Shop, Power Lab, dan Race Chip yang diklaim dapat mengatur tekanan/pressure pada sistem common rail itu sendiri.

Beberapa piggyback tertentu seperti Race Chip juga dilengkapi dengan fitur untuk mengatur injector pulse, boost pressure atau besarnya tekanan pada turbocharger, dan mengatur timing pada injektor.

“Namun secara umum, rata-rata pelanggan kami juga memilih piggyback Dastek Unichip untuk pemakaian sehari-hari karena dirasa cukup memiliki fitur yang memadai,” ungkap Teddy yang mematok harga di kisaran Rp 8 – 20 juta untuk unit termasuk biaya instalasi.

Pemilik bengkel Rev Engineering ungkapkan pernah membuat Toyota Hilux diesel untuk mengikuti ajang drag race di kelas FFA (Free for All) dengan memasang FMIC/Front Mount Intercooler untuk memaksimalkan suplai udara dingin yang berguna bagi turbocharger.

“Untuk penggunaan harian, aplikasi piggyback dan FMIC saja sudah cukup. Namun, beberapa mobil tertentu ada yang kami sarankan untuk mengganti nozzle terlebih dahulu, jika ingin memasang turbocharger ke stage selanjutnya,” jelasnya.

Turbocharger varian Isuzu D-Max biasanya menjadi andalan untuk meningkatkan performa mesin diesel adalah tipe RHF4, yang merupakan turbocharger dari mesin Isuzu D-Max.

“Tipe RHF4 yang dimaksud berbeda dengan OEM Mitsubishi Pajero Sport, dimana tipe RHF4 milik D-Max memiliki bilah turbo yang lebih banyak dan jika diperhatikan dengan seksama, kode turbo­nya pun berbeda,” jelas Teddy seraya menjelaskan bahwa turbo tersebut juga dapat disubstitusi menggunakan kit dengan material billet.

“Untuk harga sendiri bervariatif, untuk Toyota Innova & Fortuner paket turbo upgrade kami jual dengan harga di kisaran Rp 16 juta, belum termasuk FMIC seharga Rp 7,5 – 8,5 juta,” tutup Teddy yang mengklaim terjadi peningkatan tenaga untuk mobil sekitar 10 – 20% setelah pemasangan paket tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *